BAWASLU JABAR GELAR SIDANG PEMERIKSAAN KASUS DUGAAN PELANGGARAN ADMINISTRATIF PEMILU

BAWASLU JABAR GELAR SIDANG PEMERIKSAAN KASUS DUGAAN PELANGGARAN ADMINISTRATIF PEMILU

Administrator | Selasa, 08 Januari 2019 - 09:59:58 WIB
BAWASLU JABAR GELAR SIDANG PEMERIKSAAN KASUS DUGAAN PELANGGARAN ADMINISTRATIF PEMILU

KBRN, Bandung (07/01/2018) : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, menggelar sidang pemeriksaan kasus dugaan Pelanggaran Administratif Pemilu, terkait dengan syarat calon legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat,  yang belum mengundurkan diri dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kab. Bekasi dengan inisial nama terlapor MR asal partai Demokrat dapil Jabar 9.

Ketua Majelis Persidangan Yulianto kepada awak media menjelaskan, saat ini Bawaslu Jawa Barat, memanggil pihak terlapor maupun pelapor untuk mendengarkan laporan maupun pembelaan dari kedua belah pihak di sidang perdana yang di gelar di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Senin (07/01/19)

Kepada awak media Yulianto memaparkan, kasus ini bermula dari adanya laporan yang di lakukan Bawaslu Kabupaten Bekasi kepada Bawaslu Jabar, terkait temuan hasil investigasi yang meloloskan seorang calon yang masih berstatus Anggota KPAD Kabupaten Bekasi. Dalam investigasi yang di lakukan Bawaslu Kab. Bekasi, pihak Pelapor menemukan bukti bukti bahwa pihak terlapor masih terdaftar sebagai anggota KPAD.

"Hari ini kami melakukan sidang perdana terkait dugaan kasus pelanggaran administratif syarat calon legislatif DPRD Jabar yang belum melakukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Anggota KPAD Kab. Bekasi. Kasus ini bermula dari laporan dan pendalaman yang di lakukan Bawaslu Kabupaten Bekasi, yang menemukan salah satu calonnya masih terdaftar dalam lembaga tersebut, sehingga hari ini kami memanggil kedua belah pihak, untuk mendengarkan laporan maupun pembelaan dari kedua belah pihak," jelas Yulianto

Ketika di singgung hasil dari sidang pertama ini Yulianto melanjutkan, pihaknya belum bisa memberikan jawaban apakah yang bersangkutan di nyatakan bersalah atau tidak, pasalnya harus ada pendalaman dari Bawaslu Jabar sebelum nantinya memutuskan hasil dari perkara tersebut.

"Saat ini kami belum bisa memberikan jawaban untuk putusan sidang, masalahnya kami butuh informasi dan pendalaman lebih lanjut sebelum nantinya di putuskan," lanjutnya.

Dalam persidangan yang di mulai sejak pukul 14.00 WIB itu Ketua Majelis Sidang hanya bisa memastikan sidang akan di lanjutkan kembali pada, Selasa 8 Januari 2019, dengan agenda pembuktian dan pernyataan keterangan saksi. 

"Saya hanya bisa memberikan kepastian besok sidang lanjutan akan di gelar dengan agenda pembuktian dan pernyataan keterangan saksi,"pungkasnya.

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Banner

Agenda Bawaslu

Bawaslu Live Stream

BAWASLU JABAR GELAR SIDANG PEMERIKSAAN KASUS DUGAAN PELANGGARAN ADMINISTRATIF PEMILU

Administrator | Selasa, 08 Januari 2019 - 09:59:58 WIB
BAWASLU JABAR GELAR SIDANG PEMERIKSAAN KASUS DUGAAN PELANGGARAN ADMINISTRATIF PEMILU

KBRN, Bandung (07/01/2018) : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, menggelar sidang pemeriksaan kasus dugaan Pelanggaran Administratif Pemilu, terkait dengan syarat calon legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat,  yang belum mengundurkan diri dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kab. Bekasi dengan inisial nama terlapor MR asal partai Demokrat dapil Jabar 9.

Ketua Majelis Persidangan Yulianto kepada awak media menjelaskan, saat ini Bawaslu Jawa Barat, memanggil pihak terlapor maupun pelapor untuk mendengarkan laporan maupun pembelaan dari kedua belah pihak di sidang perdana yang di gelar di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Senin (07/01/19)

Kepada awak media Yulianto memaparkan, kasus ini bermula dari adanya laporan yang di lakukan Bawaslu Kabupaten Bekasi kepada Bawaslu Jabar, terkait temuan hasil investigasi yang meloloskan seorang calon yang masih berstatus Anggota KPAD Kabupaten Bekasi. Dalam investigasi yang di lakukan Bawaslu Kab. Bekasi, pihak Pelapor menemukan bukti bukti bahwa pihak terlapor masih terdaftar sebagai anggota KPAD.

"Hari ini kami melakukan sidang perdana terkait dugaan kasus pelanggaran administratif syarat calon legislatif DPRD Jabar yang belum melakukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Anggota KPAD Kab. Bekasi. Kasus ini bermula dari laporan dan pendalaman yang di lakukan Bawaslu Kabupaten Bekasi, yang menemukan salah satu calonnya masih terdaftar dalam lembaga tersebut, sehingga hari ini kami memanggil kedua belah pihak, untuk mendengarkan laporan maupun pembelaan dari kedua belah pihak," jelas Yulianto

Ketika di singgung hasil dari sidang pertama ini Yulianto melanjutkan, pihaknya belum bisa memberikan jawaban apakah yang bersangkutan di nyatakan bersalah atau tidak, pasalnya harus ada pendalaman dari Bawaslu Jabar sebelum nantinya memutuskan hasil dari perkara tersebut.

"Saat ini kami belum bisa memberikan jawaban untuk putusan sidang, masalahnya kami butuh informasi dan pendalaman lebih lanjut sebelum nantinya di putuskan," lanjutnya.

Dalam persidangan yang di mulai sejak pukul 14.00 WIB itu Ketua Majelis Sidang hanya bisa memastikan sidang akan di lanjutkan kembali pada, Selasa 8 Januari 2019, dengan agenda pembuktian dan pernyataan keterangan saksi. 

"Saya hanya bisa memberikan kepastian besok sidang lanjutan akan di gelar dengan agenda pembuktian dan pernyataan keterangan saksi,"pungkasnya.