HUMAS BAWASLU SIAP JADI PUSAT LAYANAN INFORMASI KEPEMILUAN

HUMAS BAWASLU SIAP JADI PUSAT LAYANAN INFORMASI KEPEMILUAN

Administrator | Kamis, 06 Desember 2018 - 09:30:14 WIB
HUMAS BAWASLU SIAP JADI PUSAT LAYANAN INFORMASI KEPEMILUAN

Menghadapi Pemilu 2019, posisi kehumasan mempunyai posisi strategis dalam mencitrakan dan membangun lembaga. Hal itu disampaikan Abdullah, Ketua Bawaslu Jawa Barat pada pembukaan acara bimtek kehumasan Kab/ Kota Sejawa Barat di Sutan Raja Hotel, Bandung hari ini (5/12). 

Menurut Abdullah, setidaknya Humas memiliki 2 peran penting, yaitu sebagai ujung tombak dalam penyampaian visi misi maupun agenda program bawaslu, dan humas juga sebagai pelayan informasi. 

"Bawaslu pernah mengalami posisi yang sulit ketika bawaslu dituduh pro koruptor. sungguh tidak mengenakan institusi bawaslu disudutkan sebagai pro terhadap caleg koruptor," papar Ketua Bawaslu Jawa Barat. 

Masih berkaitan dengan fungsi kehumasan sebagai citra diri lembaga, Abdullah menyampaikan bahwa bawaslu juga mungkin akan berhadapan dengan stake holder yang tidak pro terhadap bawaslu. Atau berkaitan dengan gagasan bawaslu untuk membangun issue masyarakat untuk peduli dan mau melakukan penolakan terhadap politik uang, bagaimana bawaslu bisa memainkan perannya agar gagasan itu tersampaikan. Adapun peran kedua, humas sebagai fungsi pelayanan publik bisa dilakukan dengan cara mengkolek seluruh data dan informasi terkait kerja kerja kelembagaan. "Yang penting, ketika publik meminta, kita memberi data karena bawaslu adalah badan pelayanan  informasi pemilu, tambah Abdullah. 

Senada dengan Abdullah, Lolly Suhenty, anggota komisioner Humas dan Hubal, menjelaskan point penting kehumasan menyangkut 3 fungsi, yakni sebagai komunikasi, tulisan dan publikasi. Menurutnya, kehumasan sebagai komunikasi harus dapat menyampaikan pesan secara utuh. Apa yang kita rasakan, apa yang kita cita citakan, apa yang kita  harapkan, perlu tersampaikan secara utuh. Kedua, kehumasan sebagai tulisan berkaitan dengan media jurnalistik, berkaitan dengan serangkaian media tulis menulis. Ketiga, kehumasan sebagai media publikasi, yakni apa yang ingin kita sampaikan harus terpublikasi ke publik. 

Adapun Anggota Yusuf Kurnia menyampaikan masalah kehumasan Bawaslu ialah kapasitas SDM kehumasan dan kesiapan informasi yang masih jauh dari lembaga lain sehingga perlu terus berbenah dan mempersiapkan diri melalui bimtek kehumasan. 

sementara Wasikin Marzuki, anggota komisioner yang turut menghadiri bimtek kehumasan, mengampaikan bahwa humas merupakan halaman depan rumahnya bawaslu. Ia memiliki 2 opsi tugas, yakni tugas ke dalam menyampaikan apa yang sebenarnya dan tugas ke luar menyampaikan yang terbaik dari lembaga karena di media sosial banyak informasi yang tidak lengkap. 
dalam catatan penutup, Abdullah menyampaikan bahwa Bawaslu Jawa Barat akan membuat catatan akhir tahun transparansi  sebagai komitmen kami komitmen Bawaslu Jawa Barat untuk mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Banner

Agenda Bawaslu

Bawaslu Live Stream

HUMAS BAWASLU SIAP JADI PUSAT LAYANAN INFORMASI KEPEMILUAN

Administrator | Kamis, 06 Desember 2018 - 09:30:14 WIB
HUMAS BAWASLU SIAP JADI PUSAT LAYANAN INFORMASI KEPEMILUAN

Menghadapi Pemilu 2019, posisi kehumasan mempunyai posisi strategis dalam mencitrakan dan membangun lembaga. Hal itu disampaikan Abdullah, Ketua Bawaslu Jawa Barat pada pembukaan acara bimtek kehumasan Kab/ Kota Sejawa Barat di Sutan Raja Hotel, Bandung hari ini (5/12). 

Menurut Abdullah, setidaknya Humas memiliki 2 peran penting, yaitu sebagai ujung tombak dalam penyampaian visi misi maupun agenda program bawaslu, dan humas juga sebagai pelayan informasi. 

"Bawaslu pernah mengalami posisi yang sulit ketika bawaslu dituduh pro koruptor. sungguh tidak mengenakan institusi bawaslu disudutkan sebagai pro terhadap caleg koruptor," papar Ketua Bawaslu Jawa Barat. 

Masih berkaitan dengan fungsi kehumasan sebagai citra diri lembaga, Abdullah menyampaikan bahwa bawaslu juga mungkin akan berhadapan dengan stake holder yang tidak pro terhadap bawaslu. Atau berkaitan dengan gagasan bawaslu untuk membangun issue masyarakat untuk peduli dan mau melakukan penolakan terhadap politik uang, bagaimana bawaslu bisa memainkan perannya agar gagasan itu tersampaikan. Adapun peran kedua, humas sebagai fungsi pelayanan publik bisa dilakukan dengan cara mengkolek seluruh data dan informasi terkait kerja kerja kelembagaan. "Yang penting, ketika publik meminta, kita memberi data karena bawaslu adalah badan pelayanan  informasi pemilu, tambah Abdullah. 

Senada dengan Abdullah, Lolly Suhenty, anggota komisioner Humas dan Hubal, menjelaskan point penting kehumasan menyangkut 3 fungsi, yakni sebagai komunikasi, tulisan dan publikasi. Menurutnya, kehumasan sebagai komunikasi harus dapat menyampaikan pesan secara utuh. Apa yang kita rasakan, apa yang kita cita citakan, apa yang kita  harapkan, perlu tersampaikan secara utuh. Kedua, kehumasan sebagai tulisan berkaitan dengan media jurnalistik, berkaitan dengan serangkaian media tulis menulis. Ketiga, kehumasan sebagai media publikasi, yakni apa yang ingin kita sampaikan harus terpublikasi ke publik. 

Adapun Anggota Yusuf Kurnia menyampaikan masalah kehumasan Bawaslu ialah kapasitas SDM kehumasan dan kesiapan informasi yang masih jauh dari lembaga lain sehingga perlu terus berbenah dan mempersiapkan diri melalui bimtek kehumasan. 

sementara Wasikin Marzuki, anggota komisioner yang turut menghadiri bimtek kehumasan, mengampaikan bahwa humas merupakan halaman depan rumahnya bawaslu. Ia memiliki 2 opsi tugas, yakni tugas ke dalam menyampaikan apa yang sebenarnya dan tugas ke luar menyampaikan yang terbaik dari lembaga karena di media sosial banyak informasi yang tidak lengkap. 
dalam catatan penutup, Abdullah menyampaikan bahwa Bawaslu Jawa Barat akan membuat catatan akhir tahun transparansi  sebagai komitmen kami komitmen Bawaslu Jawa Barat untuk mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik