PENGUATAN INTEGRASI BAWASLU JABAR DENGAN KAPOLDA JABAR MENHADAPI PEMILU 2019

PENGUATAN INTEGRASI BAWASLU JABAR DENGAN KAPOLDA JABAR MENHADAPI PEMILU 2019

Administrator | Jumat, 11 Januari 2019 - 10:09:32 WIB
PENGUATAN INTEGRASI BAWASLU JABAR DENGAN KAPOLDA JABAR MENHADAPI PEMILU 2019

Audiensi Ketua Bawaslu Jabar dengan Kapolda Jabar

Bandung - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat melakukan Audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Barat, Irjen Agung Budi Marwoto beserta Jajaran Pejabat Pimpinan Utama Polda Jabar, Rabu (9/1) di Mapolda Jabar, Jln Soekarno Hatta.

Hadir dalam pertemuan Tersebut, Ketua Bawaslu Jawa Barat, Abdullah, S.TP, dan seluruh Anggota Bawaslu Jawa Barat, yakni Zaki Hilmi, Yulianto, Lolly Suhenty, Sutarno, Wasikin Marzuki dan Yusup Kurnia dengan didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Jawa Barat, Eliazar Barus, M.Si.

Dalam Audiensi tersebut di sampaikan terkait pentingnya sinergitas antara Bawaslu Provinsi Jawa Barat dengan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam menangani tindak pidana pemilu yang dibeberapa tempat di Kabupaten/Kota di Jawa Barat sudah mulai ditangani.

“Penting bagi kami menjalin soliditas dan sinergitas dengan Bapak Kapolda Jawa Barat beserta jajaran dengan meningkatkan koordinasi terutama dalam penanganan pelanggaran pemilu yang tergabung dalam Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) baik ditingkat Provinsi maupun dengan jajaran kepolisian di Tingkat Kabupaten/Kota,” Jelas Ketua Bawaslu Jabar.

“Dalam Penanganan Tindak Pidana Pemilu, jajaran Kepolisian, Lembaga Pengawas Pemilu dan Kejaksaan merupakan satu kesatuan fungsi dalam penegakan hukum pemilu. Terlebih dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif di Tahun 2019 yang secara serentak dilaksanakan. Oleh karenanya Pencegahan pelanggaran pemilu menjadi sebuah strategi dalam fungsi kami pengawas pemilu. Disamping itu juga dengan adanya Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang telah disusun menjadi landasan peringatan bagi kita semua dalam melakukan upaya-upaya pencegahan pelanggaran Pemilu.” Terang Abdullah.

Ketua Bawaslu Jawa Barat menjelaskan bahwa Jawa Barat merupakan barometer Nasional dalam Pemilu Tahun 2019 ini baik dari daftar pemilih tetap (DPT)-nya yang terbesar maupun dari segi kepentingan sosial politiknya menjadi tantangan bagi kita semua. Maka penting membangun nilai integritas, profesionalitas dan netralitas penyelenggara pemilu dan para pihak yang terkait. Termasuk dalam penanganan isu-isu kepemiluan seperti berita hoaks, pelanggaran di media sosial dan pelanggaran lainnya tentu memerlukan sinergitas dengan jajaran kepolisian untuk dapat bersam-sama mencegah dan meninimalisir dugaan pelanggaran pemilu tersebut.

Kapolda Jawa Barat mengapresiasi pertemuan dengan jajaran Pimpinan Bawaslu Jawa Barat ini selain bentuk silaturahmi tentu sebagai penguatan sinergitas dan hubungan yang erat dalam mensukseskan penyelenggaran pemilu di Jawa Barat.

“Kedepan kita perlu upaya langkah konkrit dalam konteks pencegahan baik secara formal maupun informal yang langsung masuk ke simpul-simpul kelompok masyarakat terbawah sehingga dapat efektif dalam strategi pencegahan yang kita lakukan. Seperti car free day, senam bersama, maupun bentuk lainnya dimana masyarakat dapat menerima informasi pencegahan pelanggaran pemilu secara langsung sebagai bentuk preventif,” jelas Agung Budi

“Kami akan mengarahkan kepada jajaran tingkat bawah sampai dengan tingkat Polsek untuk bersama-sama dengan pengawas pemilu mengawal tahapan pemilu ini dengan upaya preventif mencegah terjadinya pelanggaran pemilu,” Terang Kapolda Jabar.

Dalam audiensi tersebut, hadir pula Pejabat Utama dari Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Direktur Intelkam Polda Jabar dan Kepala Biro Operasional Polda Jabar. (jhd)

 

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Banner

Agenda Bawaslu

Bawaslu Live Stream

PENGUATAN INTEGRASI BAWASLU JABAR DENGAN KAPOLDA JABAR MENHADAPI PEMILU 2019

Administrator | Jumat, 11 Januari 2019 - 10:09:32 WIB
PENGUATAN INTEGRASI BAWASLU JABAR DENGAN KAPOLDA JABAR MENHADAPI PEMILU 2019

Audiensi Ketua Bawaslu Jabar dengan Kapolda Jabar

Bandung - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Barat melakukan Audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Barat, Irjen Agung Budi Marwoto beserta Jajaran Pejabat Pimpinan Utama Polda Jabar, Rabu (9/1) di Mapolda Jabar, Jln Soekarno Hatta.

Hadir dalam pertemuan Tersebut, Ketua Bawaslu Jawa Barat, Abdullah, S.TP, dan seluruh Anggota Bawaslu Jawa Barat, yakni Zaki Hilmi, Yulianto, Lolly Suhenty, Sutarno, Wasikin Marzuki dan Yusup Kurnia dengan didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Jawa Barat, Eliazar Barus, M.Si.

Dalam Audiensi tersebut di sampaikan terkait pentingnya sinergitas antara Bawaslu Provinsi Jawa Barat dengan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam menangani tindak pidana pemilu yang dibeberapa tempat di Kabupaten/Kota di Jawa Barat sudah mulai ditangani.

“Penting bagi kami menjalin soliditas dan sinergitas dengan Bapak Kapolda Jawa Barat beserta jajaran dengan meningkatkan koordinasi terutama dalam penanganan pelanggaran pemilu yang tergabung dalam Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) baik ditingkat Provinsi maupun dengan jajaran kepolisian di Tingkat Kabupaten/Kota,” Jelas Ketua Bawaslu Jabar.

“Dalam Penanganan Tindak Pidana Pemilu, jajaran Kepolisian, Lembaga Pengawas Pemilu dan Kejaksaan merupakan satu kesatuan fungsi dalam penegakan hukum pemilu. Terlebih dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Legislatif di Tahun 2019 yang secara serentak dilaksanakan. Oleh karenanya Pencegahan pelanggaran pemilu menjadi sebuah strategi dalam fungsi kami pengawas pemilu. Disamping itu juga dengan adanya Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang telah disusun menjadi landasan peringatan bagi kita semua dalam melakukan upaya-upaya pencegahan pelanggaran Pemilu.” Terang Abdullah.

Ketua Bawaslu Jawa Barat menjelaskan bahwa Jawa Barat merupakan barometer Nasional dalam Pemilu Tahun 2019 ini baik dari daftar pemilih tetap (DPT)-nya yang terbesar maupun dari segi kepentingan sosial politiknya menjadi tantangan bagi kita semua. Maka penting membangun nilai integritas, profesionalitas dan netralitas penyelenggara pemilu dan para pihak yang terkait. Termasuk dalam penanganan isu-isu kepemiluan seperti berita hoaks, pelanggaran di media sosial dan pelanggaran lainnya tentu memerlukan sinergitas dengan jajaran kepolisian untuk dapat bersam-sama mencegah dan meninimalisir dugaan pelanggaran pemilu tersebut.

Kapolda Jawa Barat mengapresiasi pertemuan dengan jajaran Pimpinan Bawaslu Jawa Barat ini selain bentuk silaturahmi tentu sebagai penguatan sinergitas dan hubungan yang erat dalam mensukseskan penyelenggaran pemilu di Jawa Barat.

“Kedepan kita perlu upaya langkah konkrit dalam konteks pencegahan baik secara formal maupun informal yang langsung masuk ke simpul-simpul kelompok masyarakat terbawah sehingga dapat efektif dalam strategi pencegahan yang kita lakukan. Seperti car free day, senam bersama, maupun bentuk lainnya dimana masyarakat dapat menerima informasi pencegahan pelanggaran pemilu secara langsung sebagai bentuk preventif,” jelas Agung Budi

“Kami akan mengarahkan kepada jajaran tingkat bawah sampai dengan tingkat Polsek untuk bersama-sama dengan pengawas pemilu mengawal tahapan pemilu ini dengan upaya preventif mencegah terjadinya pelanggaran pemilu,” Terang Kapolda Jabar.

Dalam audiensi tersebut, hadir pula Pejabat Utama dari Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Direktur Intelkam Polda Jabar dan Kepala Biro Operasional Polda Jabar. (jhd)