PERLUAS PENGAWASAN, BAWASLU JABAR AJAK SANTRI PONDOK PESANTREN AWASI PEMILU

PERLUAS PENGAWASAN, BAWASLU JABAR AJAK SANTRI PONDOK PESANTREN AWASI PEMILU

Administrator | Kamis, 03 Januari 2019 - 12:37:57 WIB
PERLUAS PENGAWASAN, BAWASLU JABAR AJAK SANTRI PONDOK PESANTREN AWASI PEMILU

Dalam meningkatkan pengawasan partisipatif, Bawaslu Jawa Barat melakukan silaturahim kepada pondok pesantren dengan acara Halaqah Demokrasi dan Pengawasan Patmrtisipatif Pileg dan Pilpres 2019, di Ponpes Kebon Jambu Al Islami, Babakan Ciwaringin, Kab. Cirebon. Silaturahim ini dilakukan kepada perwakilan pondok pesantren Se-Jawa Barat dengan harapan bawaslu bersama para santri bisa  menjamin pemilu aman, lancar dan demokratis.

Abdullah, ketua Bawaslu Jawa Barat menyampaikan, selama ini andil pesantren, santri, dan kyai, telah memberikan warna tersendiri dalam proses demokrasi indonesia. "Kyai dan santri merupakan pilar penting negara republik indonesia. Dari pondok pesantren inilah akan lahir tunas yang akan melanjutkan agenda agenda negara dalam hal ini pemilu. Tentu bukan hanya partai, dan unsur unsur lain yang memainkan peran penting jalannya pemilu,melainkan pesantren merupakan salah satu unsur yang sangat penting," imbuh Abdullah. Dalam paparannya, Abdullah menjelaskan bahwa sinergitas penyelenggara pemilu dengan pondok pondok pesantren menjadi penting untuk andil dalam menentukan para pemimpin di negeri ini.

17 april 2019 tepatnya, merupakan langkah bersama dalam menentukan pilihan politik untuk indonesia kedepan, bagaimana santri mampu menangkal narasi kebohongan yang akan menghancurkan negri ini.  "Dalam keyakinan kami, dengan menjalin sinergitas dengan pesantren, Indonesia bisa lebih baik," tambah ketua bawaslu Jabar. Jujur, bersih dan berintegritas, merupakan akhlak santri yang perlu dijadikan teladan, apalagi sebagai pemilih pemula, santri jangan mau  terpengaruh oleh praktek politik yang menghalalkan segala cara. Kalangan santri menjadi parameter sederhana dalam hal sidiq, amanah, dan fatonah dalam hal menentukan pemimpin bangsa ini. Sebelum menentukan pilihan politik kita harus juga mencermati setiap peserta pemilu agar tidak salah dalam menentukan pilihan kita dalam pemilu 2019 nanti. Menutup acara ini, Abdullah berpesan mengenai peran penting santri dalam pemilu 2019 ini. 

"Apabila santri mampu membawa suksesi pemilu 2019 maka indonesia akan menjadi contoh bagi negara negara lain dalam hal demokrasi karena pemilu 2019 mempunyai karakteristik tersendiri dengan menggabungkan Pileg dan Pilpres dengan 5 surat suara pemilu yang akan kita pilih di tanggal 17 april 2019" pungkas Abdullah.

Informasi Publik

Regulasi

Whistleblowing System

Banner

Agenda Bawaslu

Bawaslu Live Stream

PERLUAS PENGAWASAN, BAWASLU JABAR AJAK SANTRI PONDOK PESANTREN AWASI PEMILU

Administrator | Kamis, 03 Januari 2019 - 12:37:57 WIB
PERLUAS PENGAWASAN, BAWASLU JABAR AJAK SANTRI PONDOK PESANTREN AWASI PEMILU

Dalam meningkatkan pengawasan partisipatif, Bawaslu Jawa Barat melakukan silaturahim kepada pondok pesantren dengan acara Halaqah Demokrasi dan Pengawasan Patmrtisipatif Pileg dan Pilpres 2019, di Ponpes Kebon Jambu Al Islami, Babakan Ciwaringin, Kab. Cirebon. Silaturahim ini dilakukan kepada perwakilan pondok pesantren Se-Jawa Barat dengan harapan bawaslu bersama para santri bisa  menjamin pemilu aman, lancar dan demokratis.

Abdullah, ketua Bawaslu Jawa Barat menyampaikan, selama ini andil pesantren, santri, dan kyai, telah memberikan warna tersendiri dalam proses demokrasi indonesia. "Kyai dan santri merupakan pilar penting negara republik indonesia. Dari pondok pesantren inilah akan lahir tunas yang akan melanjutkan agenda agenda negara dalam hal ini pemilu. Tentu bukan hanya partai, dan unsur unsur lain yang memainkan peran penting jalannya pemilu,melainkan pesantren merupakan salah satu unsur yang sangat penting," imbuh Abdullah. Dalam paparannya, Abdullah menjelaskan bahwa sinergitas penyelenggara pemilu dengan pondok pondok pesantren menjadi penting untuk andil dalam menentukan para pemimpin di negeri ini.

17 april 2019 tepatnya, merupakan langkah bersama dalam menentukan pilihan politik untuk indonesia kedepan, bagaimana santri mampu menangkal narasi kebohongan yang akan menghancurkan negri ini.  "Dalam keyakinan kami, dengan menjalin sinergitas dengan pesantren, Indonesia bisa lebih baik," tambah ketua bawaslu Jabar. Jujur, bersih dan berintegritas, merupakan akhlak santri yang perlu dijadikan teladan, apalagi sebagai pemilih pemula, santri jangan mau  terpengaruh oleh praktek politik yang menghalalkan segala cara. Kalangan santri menjadi parameter sederhana dalam hal sidiq, amanah, dan fatonah dalam hal menentukan pemimpin bangsa ini. Sebelum menentukan pilihan politik kita harus juga mencermati setiap peserta pemilu agar tidak salah dalam menentukan pilihan kita dalam pemilu 2019 nanti. Menutup acara ini, Abdullah berpesan mengenai peran penting santri dalam pemilu 2019 ini. 

"Apabila santri mampu membawa suksesi pemilu 2019 maka indonesia akan menjadi contoh bagi negara negara lain dalam hal demokrasi karena pemilu 2019 mempunyai karakteristik tersendiri dengan menggabungkan Pileg dan Pilpres dengan 5 surat suara pemilu yang akan kita pilih di tanggal 17 april 2019" pungkas Abdullah.