Bawaslu Jabar Gelar Sertijab Pejabat Administrator, Perkuat Tata Kelola Lembaga
|
Bandung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Administrator di lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat pada Kamis, 12 Februari 2026. Agenda yang berlangsung di Kantor Bawaslu Jabar,
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Zacky Muhammad Zam Zam, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pejabat lama atas dedikasi mereka selama masa jabatan. Ia menekankan pentingnya estafet kepemimpinan untuk membawa kemajuan signifikan bagi lembaga.
"Kami berterima kasih atas seluruh pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan oleh pejabat lama selama mengemban amanah. Kepada pejabat yang baru, diharapkan dapat bekerja lebih baik lagi dan membawa energi baru demi kemajuan lembaga, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota," tegas Zacky.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Jabar, Fereddy, S.E., memberikan penekanan khusus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan soliditas tim. Ia berharap perubahan kepemimpinan struktural ini mampu meningkatkan performa pelayanan administratif organisasi.
"Pejabat administrator yang baru harus mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan SDM yang profesional, disiplin, dan memiliki integritas tinggi. Sinergi antara pimpinan dan sekretariat harus terus diperkuat agar setiap tugas pengawasan mendapat dukungan administratif yang solid," ujar Fereddy.
Kepala Sekretariat Bawaslu Jabar, Widodo Wuryanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan administrator bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab moral untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif dan transparan. Ia mendorong adanya inovasi dalam tata kelola kelembagaan, terutama dalam hal digitalisasi administrasi.
"Sekretariat adalah tulang punggung akuntabilitas lembaga. Kita harus membangun budaya kerja yang adaptif dan solutif karena tantangan kepemiluan ke depan semakin kompleks," kata Widodo. Ia juga mengingatkan agar setiap pengelolaan anggaran dan dukungan logistik dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Momentum ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan komitmen bersama dalam menjaga demokrasi yang bermartabat di wilayah Jawa Barat.
Penulis: Jihad Khufaya
Foto: Rifqi Ilhami Fauzi
Editor: Andhika Pratama