Lompat ke isi utama

Berita

Heddy Lugito: DKPP Butuh Majelis Kehormatan Permanen, Mengapa Penting?

Ketua DKPP Heddy Lugito

Ketua DKPP Heddy Lugito, saat memberikan sambutan dalam Konsultasi Publik Penguatan Kelembagaan DKPP di Bandung, Selasa (20/10/2026). Foto: Humas DKPP

Bandung — Pengawasan etik penyelenggara pemilu membutuhkan mekanisme yang kuat dan berkelanjutan, termasuk pengawasan terhadap anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu sendiri.

Ketua DKPP Heddy Lugito mendorong pembentukan majelis kehormatan permanen dengan dasar hukum yang jelas, sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dalam menghadapi revisi Undang-Undang Pemilu.

"DKPP sebagai lembaga penegak kode etik juga harus memiliki mekanisme pengawasan yang kuat," ujar Heddy dalam Konsultasi Publik Penguatan Kelembagaan DKPP di Bandung, Selasa (20/10/2026).

Selama ini, majelis kehormatan dibentuk secara ad hoc ketika terdapat dugaan pelanggaran etik oleh anggota DKPP, sehingga pembentukan mekanisme permanen menjadi salah satu usulan pembenahan kelembagaan.

Heddy juga menilai jumlah anggota DKPP perlu dievaluasi berdasarkan beban penanganan pengaduan, dengan menegaskan, "Lima orang itu masih kurang."

Selain jumlah anggota, DKPP mengusulkan penguatan kemandirian sekretariat dan penyetaraan kedudukannya dengan sekretariat KPU serta Bawaslu untuk mendukung pelaksanaan tugas lembaga.

Tantangannya, revisi Undang-Undang Pemilu harus mampu merumuskan pengawasan yang independen, akuntabel, dan memiliki kepastian hukum tanpa melemahkan kredibilitas penegakan kode etik.

DKPP menghimpun masukan dari wartawan, pegiat pemilu, akademisi, dan pemangku kepentingan sebagai bahan rekomendasi untuk penguatan kelembagaan dalam pembahasan rancangan Undang-Undang Pemilu.

Masyarakat dapat terlibat dengan menyampaikan pandangan kritis melalui ruang konsultasi publik agar pembenahan DKPP dapat menjawab kebutuhan akan transparansi dan integritas dalam penyelenggaraan pemilu.

Penguatan tersebut diharapkan dapat memastikan penegakan kode etik berlangsung konsisten, sehingga kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu dapat dibangun melalui mekanisme pengawasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sumber berita: Website DKPP

Penulis: Cepi Luki Cepriana
Editor: Andhika Pratama
Foto: Humas DKPP

Tag
DKPP
Heddy Lugito
Majelis Kehormatan DKPP
Penguatan Kelembagaan DKPP
Revisi Undang-Undang Pemilu
Kode Etik Penyelenggara Pemilu
Pengawasan Etik Pemilu
integritas penyelenggara pemilu
Konsultasi Publik DKPP
Bawaslu
KPU
Demokrasi Berintegritas
Akuntabilitas Pemilu
Pengawasan Internal DKPP
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Laporkan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Laporkan right-circle